Laman

Minggu, 04 Juli 2010

SFAC (SC kompre: materi 1)

Kategori: Akuntansi Keuangan

FASB menerbitkan tujuh Statements of Financial Accounting Concepts (SFAC) yang berhubungan dengan pelaporan keuangan.

1. Sebutkan ketujuh SFAC tersebut?
• SFAC No. 1 “Objective of Financial Reporting by Bussiness Enterprise,” yang menyajikan tujuan dan sasaran akuntansi.
• SFAC No. 2 “Qualitative Characteristic of Accounting Statements of Bussines Enterprise,” yang menjelaskan karakteristik yang membuat informasi akuntansi bisa bermanfaat.
• SFAC No. 3 “Elements of Financial Statements of Bussines Enterprise,” yang memberikan definisi dari pos-pos yang terdapat dalam laporan keuangan, seperti aktiva, kewajiban, pendapatan, dan beban.
• SFAC No. 4 “Objective of Financial Reporting by Nonbusiness Organizations,” yang menyajikan tujuan dan sasaran akuntansi untuk organisai nirlaba.
• SFAC No. 5 “Recognition and Measurement in Financial Statements of Business Enterprise,” yang menetapkan kriteria pengakuan dan pengukuran fundamental serta pedoman tentang informasi apa yang biasanya harus dimasukkan dalam laporan keuangan dan kapan waktunya.
• SFAC No. 6 “Elements of Financial Statements” yang menggantikan SFAC No. 3 dan memperluas lingkup SFAC No. 3 dengan memasukkan organisasi-organisasi nirlaba.
• SFAC No. 7 “Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurements,” yang merupakan kerangka kerja bagi pemakaian arus kas masa depan yang diharapkan dan nilai sekarang (present value) sebagai dasar pengukuran.

2. Coba Anda jelaskan apa yang menjadi tujuan dan sasaran akuntansi berdasarkan SFAC No. 1?
Tujuan pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi keuangan: (1) yang berguna bagi mereka yang memiliki pemahaman memadai tentang aktivitas bisnis ekonomi untuk membuat keputusan investasi serta kredit; (2) untuk membantu investor yang ada dan potensial, kreditor yang ada dan investor potensial, serta pemakai lainnya dalam menilai jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan; (3) tentang sumber daya ekonomi, klaim terhadap sumber daya tersebut, dan perubahan didalamnya.
Dalam tujuan ini terlihat bahwa pengguna utama yang berusaha dipenuhi kebutuhannya adalah investor dan kreditor atau investor potensial dan kreditor potensial.

3. Bagaimana dengan SAK di Indonesia apakah tujuan dan sasaran akuntansinya sama dengan SFAC No. 1? Coba jelaskan?
Kalau dalam SFAC yang menjadi konsen utama adalah kebutuhan investor dan investor potensial atau kreditor dan kreditor potensial. Dalam Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (Kerangka Dasar) yang merupakan adopsi dari IFRS tidak demikian, disebutkan bahwa “Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.”

4. Coba Anda jelaskan berdasarkan SFAC No. 2, kualitas apa yang membuat informasi akuntansi dikatakan berguna bagi pengambilan keputusan?
Relevansi dan Reabilitas merupakan dua kualitas primer yang membuat informasi akuntansi berguna bagi pengambilan keputusan. Seperti yang dinyatakan dalam Concept Statements No. 2, “kualitas primer yang membedakan informasi yang “lebih baik” (lebih berguna) dari informasi yang “inferior” (kurang berguna) adalah relevansi dan reliabilitas, serta sejumlah karakteristik lainnya yang terdapat dalam kedua kualitas tersebut.”

5. Jelaskan apa yang dimaksud relevansi dan reliabilitas, serta sejumlah karakteristik yang terdapat dalam kedua kualitas tersebut?
Relevansi. Agar relevan, informasi akuntansi harus mampu membuat perbedaan dalam sebuah keputusan. Jika tidak mempengaruhi keputusan, maka informasi tersebut dikatakan tidak relevan terhadap keputusan yang diambil. Informasi yang relevan akan membantu pemakai membuat prediksi tentang hasil akhir dari kejadian masa lalu, masa kini, dan masa depan; yaitu memiliki nilai prediktif (prediktif value). Informasi yang relevan akan membantu pemakai menjastifikasi atau mengoreksi ekspektasi atau harapan masa lalu; yaitu memiliki nilai umpan balik (feed-back value). Agar relevan, informasi juga harus tersedia kepada pengambil keputusan sebelum informasi tersebut kehilangan kapasitas (kadaluarsa) untuk mempengaruhi keputusan yang diambil; yaitu tepat waktu (timeliness).
Reliabilitas. Informasi akuntansi dianggap handal jika dapat diverifikasi, disajikan secara tepat, serta bebas dari kesalahan dan bias. Reliabilitas sangat diperlukan oleh individu-individu yang tidak memiliki waktu atau keahlian untuk mengevaluasi isi faktual dari informasi. Dalam reliabilitas terdapat tiga karakteristik. Pertama Daya-uji atau verifable (verifiability) yakni mampu dibuktikan kebenarannya. Kedua, jujur atau ketepatan penyajian (representational faithfulness) berarti angka-angka dan penjelasan dalam laporan keuangan mewakili apa yang betul-betul ada dan terjadi. Ketiga, Netralitas (neutrality) berarti bahwa informasi tidak dapat dipilih untuk kepentingan sekelompok pemakai tertentu.

6. Selain relevansi dan reliabilitas sebagai kualitas primer, adakah kualitas sekunder? Jika ada coba Anda jelaskan?
Informasi tentang sebuah perusahaan akan lebih berguna jika memiliki kualitas sekunder yakni Komparabilitas dan Konsistensi. Komparabilitas yakni informasi dari berbagai perusahaan diukur dan dilaporkan dengan cara yang sama, sehingga memungkinkan pemakai mengidentifikasi persamaan dan perbedaan fenomena ekonomi yang tercermin dari laporan tersebut. Konsistensi yakni apabila sebuah entitas mengaplikasikan perlakuan akuntansi yang sama untuk kejadian-kejadian yang serupa, dari periode ke periode selanjutnya.

7. SFAC merupakan produk dari FASB termasuk SFAC No. 2 terkait karakteristik kualitatif laporan keuangan yang Anda jelaskan di atas. Apakah karakteristik kualitatif tersebut sama atau berbeda menurut IASB? Tolong jelaskan?
Karakteristik kualitatif laporan keuangan menurut IASB dapat kita lihat pada Framework for The Preparation and Presentation of Financial Statemens (The Framework). Terdapat perbedaan pada karakteristik yang terdapat dalam kedua kualitas primer (relevance dan reliabilitas). Jika menurut FASB dalam karakteristik yang terdapat pada relevance adalah prediktif value, feed-back value, dan timeliness dan pada reliabilitas adalah verifable, jujur, dan netral. Sedangkan menurut IASB karakteristik yang terdapat pada kualitas primer relevansi; prediktif value, confirmatif value, dan materialitas. Dan untuk kualitas reliabilitas; penyajian jujur, substansi mengungguli bentuk, netralitas, pertimbangan sehat, dan kelengkapan.

hirarki kualitas akuntansi menurut IASB bisa diliat di sini; http://www.facebook.com/notes/adriansyah-nantu/hirarki-kualitas-akuntansi/387522553970

8. Menurut SFAC No. 6, ada berapa unsur-unsur laporan keuangan? Coba sebutkan?
Menurut Concept Statements No. 6 ada sepuluh unsur laporan keuangan, antara lain:
1. Aktiva
2. Kewajiban
3. Ekuitas
4. Investasi Oleh Pemilik
5. Distribusi Kepada Pemilik
6. Laba Komprehensif (comprehensive income)
7. Pendapatan (revenue)
8. Beban (expense)
9. Keuntungan (gains)
10. Kerugian (loses)

9. Coba Anda jelaskan definisi dari unsur-unsur laporan keuangan yang Anda sebutkan tersebut?
1. Aktiva. Manfaat ekonomi yang mungkin terjadi di masa depan, yang diperoleh atau dikendalikan oleh sebuah entitas sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa lalu.
2. Kewajiban. Pengorbanan ekonomi yang mungkin terjadi di masa depan, yang timbul dari kewajiban berjalan sebuah entitas tertentu – kewajiban timbul oleh transaksi atau kejadian masa lalu untuk mentransfer aktiva atau menyediakan jasa kepada entitas lain di masa depan.
3. Ekuitas. Kepentingan residu dalam aktiva sebuah entitas, setelah dikurangi kewajibannya. Dalam sebuah entitas bisnis, ekuitas merupakan kepentingan kepemilikan.
4. Investasi Oleh Pemilik. Kenaikan aktiva bersih sebuah perusahaan yang ditimbulkan oleh transfer sesuatu yang bernilai dari entitas lain kepada perusahaan tersebut untuk mendapatkan atau menaikkan kepentingan kepemilikan (ekuitas) di dalamnya.
5. Distribusi Kepada Pemilik. Penurunan aktiva bersih suatu perusahaan yang diakibatkan oleh pemindahan aktiva, penyediaan jasa, atau penciptaan kewajiban oleh perusahaan kepada pemilik.
6. Laba Komprehensif (comprehensive income). Perubahan ekuitas (aktiva bersih) sebuah entitas selama suatu periode yang diakibatkan oleh transaksi dan kejadian lain yang bukan berdasarkan dari pemilik.
7. Pendapatan (revenue). Arus masuk atau peningkatan lainnya atas aktiva sebuah entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi dari keduanya) selama suatu periode dari pengiriman atau produksi barang, penyediaan jasa, atau aktivitas-aktivitas lain yang merupakan operasi utama atau operasi sentral perusahaan.
8. Beban (expense). Arus keluar atau penggunaan lainnya atas aktiva sebuah entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) selama suatu periode dari pengiriman atau produksi barang, penyediaan jasa, atau aktivitas lain yang merupakan operasi utama atau operasi sentral perusahaan.
9. Keuntungan (gains). Kenaikan ekuitas (aktiva bersih) sebuah perusahaan yang ditimbulakan oleh transaksi peripheral (tidak utama) atau insedentil dan dari semua transaksi serta kejadian lainnya dan situasi yang mempengaruhi perusahaan selama suatu periode kecuali yang berasal dari pendapatan atau investasi oleh pemilik.
10. Kerugian (loses). Penurunan ekuitas (aktiva bersih) sebuah perusahaan yang ditimbulkan oleh transaksi peripheral (tidak utama) atau insidentil dan dari semua transaksi serta kejadian lainnya dan situasi yang mempengaruhi perusahaan selama periode kecuali yang berasal dari beban atau distribusi kepada pemilik.

10. Bagaimana dengan IASB, ada berapa unsur laporan keuangan menurut IASB? Sebutkan?
Menurut The Framework ada enam unsur laporan keuangan namun unsur yang disebutkan hanya yang terkait dengan posisi keuangan (aset, kewajiban, dan ekuitas) dan kinerja (penghasilan dan beban), The Framework tidak berusaha mengidentifikasi unsur laporan perubahan posisi keuangan, keenam unsur laporan keuangan tersebut antara lain;
1. Aset
2. Kewajiban
3. Ekuitas
4. Penghasilan
5. Beban
6. Penyesuaian pemeliharaan modal

11. Coba anda sebutkan definisi atau berikan penjelasan mengenai unsur-unsur laporan keuangan tersebut?
1. Aset. Sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh perusahaan.
2. Kewajiban. Utang perusahaan masa kini yang timbul dari peritiwa masa lalu, penyelesainnya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi.
3. Ekuitas. Hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.
4. Penghasilan (income). Kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.
5. Beban (expenses). Penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.
6. Penyesuaian pemeliharaan modal. Revaluasi atau penyertaan kembali (restatement) aset atau kewajiban menimbulkan kenaikan atau penurunan ekuitas. Meskipun memenuhi definisi penghasilan dan beban, menurut konsep pemeliharaan modal tertentu, kenaikan dan penurunan ini tidak dimasukkan dalam laporan laba rugi. Sebagai alternatif, pos ini dimasukkan dalam ekuitas sebagai peneysuaian pemeliharaan modal atau cadangan revaluasi.

---
referensi:
No. 1: FASB Concepts dan Intermediate Accounting (kieso)
No. 2,4,5,6,8,9: Intermediate Accounting (kieso)
No. 3,7,10,11: SAK 2007

Download dalam bentuk file PDF; klik disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar